~ Tuhanku, permudahkanlah segala urusanku. Limpahi daku dengan rahmat dan keredhaanMu. Berikanlah kekuatan untukku menempuh segala ujian daripadaMu melalui kesabaran yang tiada terbatas. Tetapkanlah imanku hanya pada jalanMU.. di dunia dan di akhirat.. amiin.. ~

Wednesday, February 15, 2017

Kesabaran Yang Teruji...

 

Hari ini.. kesabaran ini benar-benar teruji. Setelah sedekad menggalas amanah dan tanggungjawab ini.. terasa seakan-akan usaha sedekad itu menemui jalan buntu. Pengakhiran yang menemui puncak kegagalan. 

Cerita sedekad lalu.. tiap kali kejayaan itu mereka raih... senyuman yang terpamer, gelak tawa.. membuatkan aku benar-benar yakin jalan yang kupilih ini tidak pernah salah. Namun hari ini.. ternyata kesabaran itu kembali mempersoalkan keyakinan yang telah lama kudakap erat. 

Benarkah kegagalanlah yang mendepaniku kini? Akukah yang telah gagal atau sikap keibubapaan merekalah yang telah melenyapkan nilai hormat dalam diri anak-anak itu? Mereka ibarat kain putih. Namun sayang... corak yang dipalitkan adalah warna-warna hitam dan kelam seolah-olah begitulah jiwa dan hati mereka.

Tuhan...
kurniakan aku kesabaran itu
agar tetap kuberdiri
menggenggam keyakinan
dan percaya diri
agar
jalan yang kupilih ini
bukan taburan kaca 
yang melukakan
namun wangian kasturi
yang membahagiakan. 

~ Qasih ~ 

Sunday, February 12, 2017

Assalamualaikum... Hati.. Jiwa..

 

Assalamualaikum.. Hati
benar... lama kita tidak bicara
mungkin saja engkau membisu
dengan rajuk yang panjang.

Assalamualaikum.. Jiwa
maaf... kerana meninggalkanmu tanpa pamitan
mungkin saja kini engkau semakin dingin
tenggelam dalam rasa yang tak tersentuh.

Assalamualaikum.. Hati.. Jiwa
izinkan aku menyentuh kembali
nuranimu yang paling dalam
agar kembali dapat kukenal
siapa aku yang telah hilang.

Assalamualaikum..
Hati
Jiwa
izinkan aku kembali
menjadi tetamu kalian.

~ Qasih ~

Sunday, June 19, 2016

Seandainya...

 

 Andainya dikau ingin mencariku
carilah di antara puisi-puisiku.

Andainya dikau ingin
menyentuh kalbuku
selamilah... fahamilah
bait-bait itu
yang kulakarkan
bertintakan jiwaku.

Dan seandainya
ingin kau lamar hati ini
menjadi bidadarimu
hamparkan tulusmu
dalam kasih-Nya
lalu pimpinlah
genggam eratlah
tangan ini
menuju Jannah-Nya
dalam reda-Nya.

~ Qasih ~